Kematian Paling Aneh dalam Sejarah

Diambil dari health.detik.com berikut adalah 8 kematian yang paling aneh sepanjang sejarah:

1. Kegembiraan yang fatal (Fatal hilarity)
Tak hanya baik untuk kesehatan, tertawa terbahak-bahak yang berlebihan juga boleh  menyebabkan kematian. Hal ini terjadi pada Chrysippus, seorang filsuf Yunani yang menghabiskan saat terakhirnya di bumi setelah tertawa terbahak-bahak. Ia meninggal saat tertawa melihat keldainya yang mabuk setelah diberi minum wine.

Kejadian ini disebut ‘kegembiraan yang fatal‘ dan setidaknya ada dua kes yang tercatat dalam sejarah. Kematian ini biasanya disebabkan oleh sesak nafas atau kegagalan fungsi  jantung. Dalam beberapa kes, korban telah tertawa sepanjang malam, dan akhirnya meninggal pada hari berikutnya.

2. Peradangan di selaput perut (Peritonitis)
Jangan memasukkan sesuatu yang bukan makanan ke dalam mulut. Itulah peringatan untuk menghindari terjadinya peritonitis atau radang selaput perut. Peritonitis adalah peradangan membran serosa yang melapisi rongga perut, menyebabkan infeksi, pendarahan internal dan kematian yang panjang dan menyakitkan.

Ini terjadi pada Sherwood Anderson, seorang penulis yang menelan pencungkil  gigi di sebuah pesta makan malam pada tahun 1941. Pencungkil  gigi mengantarkannya pada kematian.

3. Keracunan darah (Blood poisoning)
Pada tahun 1911, Jack Daniels si pemilik perusahaan wiski yang menggunakan namanya sebagai jenama, meninggal karena mengalami keracunan darah. Keracunan ini bermula kerana adanya infeksi di salah satunya jari kakinya.

Pada saat infeksi terjadi, ia mengalami sebuah kejadian yang membuatnya sangat marah hingga menendang sesuatu dan membuat infeksi kakinya semakin parah. Infeksi tersebut membuatnya mengalami keracunan darah, ia juga mengalami masalah dalam mengingat kombinasi. Ini membuat kesihatannya terus menurun hingga akhirnya meninggal.

4. Masturbasi fatal (autoerotic asphyxiation)
Pada tahun 1994, wartawan Inggris dan politikus Partai Konservatif, Stephen Milligan, meninggal kerana autoerotic asphyxiation, atau yang biasa dikenal sebagai ‘scarfing’.

Autoerotic asphyxiation (AEA) adalah perlakuan seksual ketika seseorang melakukan masturbasi fatal dengan mencekik diri sendiri. Hal ini dianggap menyenangkan karena terjadi pengurangan aliran darah ke otak dan adanya pelepasan endorphines.

5. Kecelakaan aneh
Kecelakaan boleh  terjadi pada semua orang, tapi kecelakaan yang dialami Isadora Duncan benar-benar aneh. Wanita yang dijuluki ‘Mother of Modern Dance’ ini mengalami kecelakaan di Nice, Prancis, pada tahun 1926.

Saat itu, ia menggunakan kereta  beratap terbuka dan mengenakan syal panjang yang terbelit di lehernya. Tapi, angin membuat syal tersebut berkibar, tersangkut di roda dan akhirnya menarik Isadora dari tempat duduknya hingga menyeretnya  beberapa meter ke belakang kereta. Ia tewas seketika karena patah leher.

6. Masokisme diri kanibalistik (Self-induced cannibalistic masochism)
Bernd-Jurgen Brandes adalah orang yang mengalami seksual masokisme, yaitu gangguan seksual yang mendapat kepuasan dari rasa sakit pada diri sendiri (menyakiti diri sendiri), baik yang berasal dari orang lain atau dengan diri sendiri.

Pada tahun 2001, ia membuat  iklan di internet dan menyatakan bahwa dia sedang mencari seseorang yang bersedia makan penis dan tubuhnya.

Armin Meiwes penuh semangat menjawab iklan tersebut. Pada awalnya, mereka berdua makan penis Brandes hingga putus, setelah itu Meiwes membunuh Brandes dengan menikam beberapa kali di leher dan kemudian memakannya.

7. Kematian oleh game komputer
Lee Seung Seop, pria 28 tahun asal Korea ini meninggal kerana dehidrasi dan gagal jantung setelah 50 jam bermain  komputer  game ‘World of Warcraft’, game online multiplayer.

Selama bermain, ia sangat sedikit minum dan tidak pernah makan. Ia akhirnya pengsan karena kelelahan dan mati tak lama kemudian.

8. Tubuh terbakar spontan (Spontaneous Human Combustion atau SHC)
Pada 1951, Mary Hardy Reeser alias ‘The Cinder Lady’, mengalami kebakaran secara tiba-tiba ketika sedang duduk di ruang tamunya. Yang tersisa hanyalah kaki kirinya dengan sepatu yang masih terpasang dan tengkoraknya yang kemudian menyusut.

Penyebab SHC hingga kini masih menjadi misteri. Kejadian ini boleh dikatakan  tak masuk akal, kerana korban yang terbakar hingga mati tidak sedang berada dalam dekat api atau mengalami korsleting. Tapi tubuhnya tiba-tiba seperti meledak dari dalam hingga membakar seluruh tubuhnya.